POTENSI FRAKSI ETIL ASETAT DAUN TORBANGUN (Coleus amboinicus L.) DALAM MENINGKATKAN PRODUKSI SUSU, BOBOT BADAN INDUK, DAN ANAK TIKUS

Ade Chandra Iwansyah, Muhammad Rizal Martua Damanik, Lilik Kustiyah, Muhammad Hanafi

Abstract


ABSTRACT

The aims of the research were to investigate the potential medicine from ethyl acetate fraction of Coleus amboinicus L. for improving milk yield, body weight of rats and its effects on growth of the rat pups. Galactagogue activity was evaluated in terms of quantity of milk produced from the rats treated with ethyl acetate fraction of torbangun leaves (FEA), and commercial milk booster contained ‘katuk’ leaves extract (AF). Lactating rats (n=5) of Sprague dawley with six pups were fed with FEA and AF in the amount of 30 mg/kg and 50 mg/kg body weight, respectively. The feed were given orally every two days and starting from day 2 after giving birth until day 14. The performance of milk production was measured along the experimental period by weight-suckle-weight method. The rates of pups’ growth were measured as the weight gain along experimental period. The rats fed with ethyl acetate fraction of torbangun leaves produced higher milk than AF and the control groups, while FEA did not affected the body weight of rats in comparison to the control groups. Ethyl acetate fraction of torbangun leaves was identified to increase milk production by 17%, while AF by 22%. The mean of yields produced by the rats during lactation period for FEA, AF and control were 7.12±1.16, 7.43±1.04 and 6.07±0.85 g/pups/day, respectively. The FEA administration showed gradually increased of rat pups growth and body weight gain significantly in pups 2-14 days old compared to the control group. The present study reveals the ethyl acetate fraction has the potency as a remedy for improving milk yield without influencing the rats.

Keywords: body weight, Coleus amboinicus, fractionation, lactation, rat


ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan mempelajari potensi fraksi etil asetat daun torbangun dalam meningkatkan produksi susu, bobot badan induk dan pengaruhnya terhadap pertumbuhan anak tikus. Aktivitas galaktagogum dievaluasi dengan menghitung jumlah produksi susu dari induk tikus laktasi yang diberikan fraksi etil asetat dari daun torbangun (FEA), dan pelancar ASI komersil dari ekstrak daun katuk (AF). Setiap kelompok tikus laktasi (n=5), galur Sprague dawley dengan enam ekor anak tikus, diberikan fraksi etil asetat dari daun torbangun (FEA) dosis 30 mg/kg BB, dibandingkan terhadap kontrol dan tikus laktasi yang diberikan pelancar ASI komersil dosis 50 mg/kg BB. Tikus laktasi diintervensi setiap dua hari sekali, dimulai hari ke-2 sampai hari ke-14 masa menyusui. Penampilan produksi susu selama perlakuan dihitung dengan metode sebelum dan sesudah menyusui. Pertumbuhan anak tikus diukur dengan pertambahan bobot badan (PBB) selama periode perlakuan. Kelompok tikus perlakuan fraksi etil asetat dari daun torbangun memproduksi susu lebih tinggi dibandingkan kelompok AF dan kelompok kontrol, sedangkan pemberian FEA tidak mempengaruhi bobot badan induk tikus. FEA dapat meningkatkan produksi susu sebesar 17% dan AF sebesar 22% dibandingkan kelompok kontrol. Rataan produksi susu yang dihasilkan oleh tikus selama periode menyusui untuk FEA (7,12±1,16 g/anak/hari), AF (7,43±1,04 g/anak/hari) dan kontrol (6,07±0,85 g/anak/hari). Pemberian FEA menunjukkan peningkatan pertumbuhan anak tikus secara bertahap dan pertambahan bobot badan secara signifikan di usia anak tikus hari ke 2-14 masa menyusui dibandingkan dengan kelompok kontrol. Penelitian ini mengungkapkan fraksi etil asetat memiliki potensi untuk meningkatkan produksi susu tanpa mempengaruhi bobot induk tikus laktasi dan dapat meningkatkan penampilan pertumbuhan anak tikus.

Kata kunci: bobot badan, daun torbangun, fraksinasi, laktasi, tikus


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.25182/jgp.2017.12.1.61-68

Copyright (c) 2017 Jurnal Gizi dan Pangan

Creative Commons License
Jurnal Gizi dan Pangan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

Unique Visitor