Perkecambahan dan Pematahan Dormansi Benih Andaliman (Zanthoxylum acanthopodium DC.)

  • Benedicta Lamria Siregar Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas HKBP Nommensen Jl. Sutomo 4A, Medan 20234, Indonesia

Abstract

Andaliman (Zanthoxylum acanthopodium DC.) adalah tanaman rempah liar yang dijumpai di Sumatera Utara. Benihandaliman sulit berkecambah. Penelitian ini bertujuan mempelajari perkecambahan benih andaliman dan pematahandormansi benih andaliman. Rancangan yang digunakan adalah rancangan kelompok lengkap teracak dengan 4 ulangan. Perlakuan terdiri atas enam perlakuan, yaitu: 1) benih tanpa perlakuan pematahan dormansi sebagai kontrol; 2) benihdirendam  dengan  air  hangat  60 C  dan  dibiarkan  hingga  dingin  selama 24 jam; 3) benih direndam dengan air hangat60 ooC dan dibiarkan hingga dingin selama 24 jam dan air diganti; 4) benih direndam KNO3 0.6 g L selama 24 jam; 5)  benihdirendam KNO3 0.6 g L-1 selama 24 jam dan larutan diganti; 6) benih direndam KNO3 1 g L-1-1 selama 24 jam dan larutandiganti. Perkecambahan benih andaliman relatif lama dan bervariasi, berkisar 21-99 hari setelah pengecambahan (HSP). Laju perkecambahan  benih andaliman tertinggi terjadi pada 40-90 HSP, dan menurun setelah itu. Perlakuan pematahandormansi tidak  meningkatkan persentase perkecambahan dan tidak mempercepat perkecambahan benih andaliman.Perlakuan benih disiram dengan air hangat 60 C dan  dibiarkan hingga dingin selama 24 jam, dan air diganti menghasilkanpersen perkecambahan 36.25%  pada 63.31 HSP sehingga potensial meningkatkan daya berkecambah  benih andaliman.

Kata kunci: KNO3o, perlakuan benih, perkecambahan, rempah

Published
2014-06-29
How to Cite
Siregar, B. L. (2014). Perkecambahan dan Pematahan Dormansi Benih Andaliman (Zanthoxylum acanthopodium DC.). Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy), 41(3). https://doi.org/10.24831/jai.v41i3.8106