JIPI
Skip to main content Skip to main navigation menu Skip to site footer

Potensi Bakteri Endofit sebagai Agens Hayati untuk Mengendalikan Penyakit Blas pada Tanaman Padi

  • Husda Marwan Fakultas Pertanian Universitas Jambi, Jl. Jambi-Muara Bulian KM 15 Muaro Jambi 36361
  • Sosiawan Nusifera
  • Sri Mulyati Fakultas Pertanian Universitas Jambi, Jl. Jambi-Muara Bulian KM 15 Muaro Jambi 36361

Abstract

Bakteri endofit merupakan salah satu kelompok mikrob yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai agensia pengendalian hayati penyakit pada tanaman padi. Bakteri endofit yang diisolasi dari tanaman padi varietas lokal di Jambi telah diteliti mampu mengendalikan penyakit hawar daun bakteri pada tanaman padi. Selanjutnya diteliti potensi bakteri endofit tersebut dalam mengendalikan penyakit blas yang sebabkan oleh Pyricularia oryzae dan pengaruhnya pada produksi padi. Isolat bakteri endofit diuji daya hambatnya terhadap P. oryzae menggunakan metode biakan ganda. Isolat yang mampu menghambat pertumbuhan mikrob tersebut secara in vitro, selanjutnya diujikan pada tanaman padi varietas Cisadane. Akar bibit padi direndam dalam suspensi bakteri endofit selama 6 jam kemudian ditanam pada media tanah dan pupuk kandang steril. Patogen diinokulasikan dengan menyemprotkan suspensi konidia mikrob pada permukaan daun padi pada 14 hari setelah tanam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 10 isolat bakteri endofit mampu menghambat pertumbuhan P. oryzae sebesar 26,56-79,69%. Perlakuan bakteri endofit pada bibit padi sebelum tanam mampu menghambat keparahan penyakit blas daun 23,90-65,42% dan blas malai 58,47-96,46%, serta meningkatkan persentase gabah terisi.

 

Kata kunci: pengendalian hayati, padi, Pyricularia oryzae

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agrios GN. 2005. Plant Pathology. 5rd Edition. San Diego (US): Academic Press.

Apriyantono A. 2007. Acuan Penetapan Rekomendasi Pupuk N, P, dan K Pada Lahan Sawah Spesifik Lokasi (Per Kecamatan). Dalam Lampiran Permentan Nomor 40/Permentan/OT.140/04/2007. Jakarta (ID).

Backman PA, Sikora RA. 2008. Endophytes: an emerging tool for biological control. Journal Biological Control. 46(1): 13. https:// doi.org/10.1016/j.biocontrol.2008.03.009

Bustami, Sufardi, Bakhtiar. 2012. Serapan hara dan efisiensi pemupukan phosfat serta pertumbuhan padi varietas local. Jurnal Manajemen Sumberdaya Lahan. 1(2): 159170.

Chung EJ, Hossain MT, Khan A, Kim KH, Jeon CO, Chung YR. 2015. Bacillus oryzicola sp. nov., an endophytic bacterium isolated from the roots of rice with antimicrobial, plant growth promoting, and systemic resistance inducing activities in rice. Journal of Plant Pathology. 31(2): 152164. https://doi.org/10.5423/PPJ.OA.12.2014.0136

Ding T, Melcher U. 2016. Influences of plant species, season and location on leaf endophytic bacterial communities of non-cultivated plants. PLoS ONE. 11(3): e0150895. https://doi.org/10.1371/journal. pone.0150895

Etminani F, Harighi B. 2018. Isolation and identification of endophytic bacteria with plant growth promoting activity and biocontrol potential from wild pistachio trees. Plant Pathology Journal. 34(3): 208217. https://doi.org/10.5423/PPJ. OA.07.2017.0158

Fukuta Y, Koga I, Ung T, Sathya K, Kawasaki-Tanaka A, Koide Y, Kobayashi N, Obara M, Yagana H, Hayashi N. 2014. Pathogenicity of rice blast (Pyricularia oryzae Cavara) isolates from Cambodia. Japan Agricultural Research Quarterly. 48: 155166. https://doi.org/10.6090/jarq.48.155

Glick BR. 2012. Plant growth-promoting bacteria: mechanisms and applications. Scientifica. 2012 : 1-15. https://doi.org/10.6064/ 2012/963401

Hajano J, Pathan MA, Rajput AQ, Lodhi AM. 2011. Rice blast-mycoflora, symptomatology and pathogenicity. International Journal for Agro Veterinary and Medical. 5(1): 5363.

Ikeda S, Okubo T, Anda M, Nakashita H, Yasuda M, Sato S, Kaneko T, Tabata S, Eda S, Momiyama A, Terasawa K. 2010. Community and genome based views of plant associated bacteria: plant bacterial interactions in soybean and rice. Plant Cell Physiology. 51(9): 13981410.

[IRRI] International Rice Research Institute. 1996. Standard Evaluation System for Rice. 4th ed. International Rice Testing Program IRRI. Los Banos, Philippines. 54p.

Jaiganesh V, Eswaran A, Balabaskar P, Kannan C. 2007. Antagonistic activity of Serratia marcescens against Pyricularia oryzae. Notulae Botanicae Horti Agrobotanici Cluj-Napoca. 35(2): 4854.

Koutroubas SD, Katsantonis D, Ntanos DA, Lupotto E. 2009. Blast disease influence on agronomic and quality traits of rice varieties under Mediterranean conditions. Turki Journal Agriculture. 33: 487494.

Marwan H, Mapegau, Nusifera S, Mulyati S. 2017. Pengaruh Perlakuan Bakteri Endofit dan Rizobakteri pada Bibit Padi Terhadap Perkembangan Penyakit Hawar Daun Bakteri (Xanthomonas oryzae pv. oryzae)dan Pertumbuhan Tanaman Padi di Rumah Kaca. Proseding Seminar Nasional Pengendalian Penyakit pada Tanaman Ramah Lingkungan II, Yogyakarta (ID): 27 Agustus 2016.

Marwan H, Mapegau. 2014. Bakteri endofit dan rizobakteri sebagai agens pengendalian hayati penyakit hawar daun bakteri (Xanthomonas oryzae pv. oryzae) dan pemacu pertumbuhan tanaman padi. Proseding Semirata BKS Indonesia Bagian Barat, Lampung (ID), 1920 Agustus 2014.

Marwan H, Sinaga MS, Giyanto, Nawangsih AA. 2011. Isolasi dan seleksi bakteri endofit untuk pengendalian penyakit darah pada tanaman pisang. Jurnal Hama Dan Penyakit Tumbuhan Tropika. 11(2): 113121.

Mbai FN, Magiri EN, Matiru VN, Ng’ang’a J, Nyambati VCS. 2013. Isolation and characterisation of bacterial root endophytes with potential to enhance plant growth from kenyan basmati rice. American International Journal of Contemporary Research. 3(4): 2540

Minaxi JS. 2010. Characterization of Pseudomonas aeruginosa RM-3 as a Potential Biocontrol Agent. Mycopathologia. 170: 181193. https://doi.org/ 10.1007/s11046-010-9307-4

Munif A, Wiyono S, Suwarno. 2012. Isolasi bakteri endofit asal padi gogo dan potensinya sebagai agens biokontrol dan pemacu pertumbuhan. Jurnal Fitopatologi Indonesia. 8(3): 5764.

Nasution A, Usyati N. 2015. Observasi ketahanan varietas padi lokal terhadap penyakit blas (Pyricularia grisea) di Rumah Kaca. Proseding Seminar Nasional Masyarakat Biodiversitas Indonesia, Depok (ID), 20 Desember 2014.

Strobel G, Daisy B. 2003. Bioprospecting for Microbial Endophytes and Their Natural Products. Microbiology and Molecular Biology Reviews Microbiol. 67: 491502. https://doi.org/10.1128/ MMBR.67.4.491-502.2003

Sudir, Nasution A, Santoso, Nuryanto B. 2014. Penyakit Blas Pyricularia grisea pada Tanaman Padi dan Strategi Pengendaliannya. Iptek Tanaman Pangan. 9(2): 8595.

Widiantini F, Hartatis F. 2020. Endophytic bacteria of healthy rice plants origin produce antifungal volatile compound inhibiting the in vitro growth of Pyricularia oryzae Cav., the causal agent of rice blast disease. Jurnal Cropsaver. 3(1): 3136.

Published
2021-06-28
How to Cite
Marwan, H., Nusifera, S., & Mulyati, S. (2021). Potensi Bakteri Endofit sebagai Agens Hayati untuk Mengendalikan Penyakit Blas pada Tanaman Padi . Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 26(3), 328-333. https://doi.org/10.18343/jipi.26.3.328