BIOAKUSTIK SUARA STRIDULATORY GERAK IKAN GUPPY (Poecilia reticulata) PADA AIR BERSALINITAS

  • Muhammad Zainuddin Lubis Institut Pertanian Bogor
  • Pratiwi Dwi Wulandari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, IPB
  • Sri Pujiyati Depertemen Ilmu dan Teknologi Kelautan, IPB
Keywords: bioakustik, ikan guppy, kadar garam, salinitas

Abstract

Studi bioakustik mempelajari produksi suara, dispersi melalui media elastis, dan penerimaan pada hewan, termasuk manusia. Intensitas amplitude suara, fluktuasi suara, dan bentuk pola-pola suara ikan. Bioakustik adalah ilmu lintas-disiplin yang menggabungkan biologi dan akustik yang biasanya merujuk pada penelitian mengenai produksi suara, dispersi melalui media elastis, dan penerimaan suara pada hewan; termasuk pada ikan guppy (Poecilia reticulata). Dalam penelitian ini, kadar garam sebesar 2 gram/mol ditambahkan ke dalam air hingga salinitas mencapai 30 ppm. Nilai intensitas awal tertinggi pada ikan guppy yaitu pada setelah penambahan garam pada hari ke 3 dan 7 memiliki intensitas yang lebih tinggi, dengan rata-rata intensitas yaitu berada pada -44 dB pada range waktu yaitu detik 40-50. Studi ini menunjukkan bahwa ikan guppy mampu bertahan pada salinitas 30 ppm dengan nilai intensitas -48 dB dan frekuensi kepakan sirip atau stridulatory ikan guppy adalah 0 sampai 19,6 kHz.

Published
2016-11-17
How to Cite
Lubis, M. Z., Wulandari, P. D., & Pujiyati, S. (2016). BIOAKUSTIK SUARA STRIDULATORY GERAK IKAN GUPPY (Poecilia reticulata) PADA AIR BERSALINITAS. Jurnal Teknologi Perikanan Dan Kelautan, 6(2), 119-127. https://doi.org/10.24319/jtpk.6.119-127
Section
JTPK NOVEMBER 2015