Evaluasi Bantuan Modal Pengembangan Usaha Mina Pedesaan Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan di Kabupaten Bogor (Studi Kasus UKM Penerima Bantuan PUMP-P2HP Tahun 2012-2014)

  • Budi Prasetyo Kementerian Kelautan dan Perikanan
  • Musa Hubeis Departemen Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB
  • Budi Purwanto Departemen Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB
Keywords: evaluasi bantuan, hasil perikanan, pemasaran, pengembangan usaha

Abstract

Pengembangan Usaha Mina Pedesaan (PUMP) Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP) merupakan kegiatan pemberdayaan melalui fasilitasi bantuan pengembangan usaha bagi pengolah dan pemasar hasil perikanan dalam wadah Kelompok Pengolah dan Pemasar (POKLAHSAR). Tujuan penelitian: (1) Mengidentifikasi masalah mekanisme penyaluran, pemanfaatan dan pendampingan dalam program PUMP-P2HP, (2) Mengidentifikasi model bisnis kanvas POKLAHSAR, dan (3) Merumuskan alternatif strategi peningkatan daya saing kelompok UKM penerima Bantuan Langsung Masyarakat PUMP-P2HP di Kabupaten Bogor. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan kuesioner. Metode pengambilan contoh dilakukan secara sensus pada 13 POKLAHSAR. Metode analisis yang digunakan adalah model bisnis kanvas dan analisis SWOT (Strengths, Weakness, Opportunities dan Threats). Berdasarkan model bisnis kanvas, ditemukan unsur paling kuat dimiliki oleh POKLAHSAR adalah value preposition, karena memenuhi kebutuhan pelanggan dalam citarasa produk yang enak dan gurih, mutu bahan baku ikan yang baik dan harga yang ditawarkan cenderung lebih murah. Unsur yang kurang saat ini adalah channel, karena media yang digunakan saat ini hanya promosi dari mulut ke mulut, sehingga pemasaran tidak berkembang. Berdasarkan analisis SWOT diperoleh tujuh rumusan alternatif strategi, yaitu (1) memanfaatkan teknologi informasi untuk pemasaran atau promosi melalui sosial media atau e-commerce, (2) klasterisasi pusat pengolahan sesuai kebutuhan pasar, (3) meningkatkan efisiensi bahan baku, (4) menggunakan peralatan pengolahan secara optimal, (5) meningkatkan dan mempertahankan mutu produk, (6) mengikuti pelatihan manajemen pemasaran dan keuangan, (7) menjalin kerjasama yang baik dengan instansi pemerintah, dan (h) menjadi anggota koperasi perikanan

Downloads

Download data is not yet available.

References

David, F.R. 2011. Manajemen Strategis. (Terjemah-an) Edisi 12. Jakarta (ID): Salemba Empat.
Dewantary, S.D., Hasanuddin. T., Viantimala, B. 2015. Program pengembangan usaha mina pedesaan (PUMP) bidang pengolahan dan pemasaran hasil perikanan (P2HP) dan pendapatan pelaku usaha bidang perikan-an di wilayah pesisir Kota Bandar Lam-pung. JIIA. 3(3):308-314.
Hikmayani, Y., Triyanti, R. 2015. Evaluasi pelaksanaan program nasional pember-dayaan usaha masyarakat mandiri kelautan dan perikanan pada usaha pengolahan ikan: studi kasus di Kota Banda Aceh. Jurnal Sosek KP, 10(1): 61-75.
Hikmayani, Y., Yulisti, M. 2015. Dampak ekonomi program pengembangan usaha mina pedesaan (pump) pada usaha pengolahan dan pemasaran hasil perikanan. Jurnal Sosek KP. 10(2): 229-240.
[KKP] Kementerian Kelautan dan Perikanan 2014(a). Keputusan Direktur Jenderal Peng-olahan dan Pemasaran Hasil Perikanan Nomor 86 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Keputusan Direktur Jenderal Peng-olahan dan Pemasaran Hasil Perikanan Nomor 31/KEP-DJP2HP/2014 Tentang Pedoman Teknis Pengembangan Usaha Mina Pedesaan Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan Tahun 2014. Jakarta (ID): Kementerian Kelautan dan Perikanan.












[KKP] Kementerian Kelautan dan Perikanan. 2014(b). Keputusan Direktur Jenderal No. 117/KEP-DJP2HP/2014 tentang Kelompok Pengolah Pemasar Penerima Bantuan Lang-sung Masyarakat pada Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Kelaut-an dan Perikanan dalam Rangka Pengem-bangan Usaha Mina Pedesaan Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan. Jakarta (ID): Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Kurniawan, A.K. 2014. Evaluasi pelaksanaan program bantuan langsung sementara masyarakat di Kelurahan Dalam Bugis, Kecamatan Pontianak Timur, Kota Pontia-nak. Jurnal S-1 Pemerintahan; 3(4): 1-13.
Lintjewas, O.Y.L. 2016. Evaluasi kebijakan pemberian bantuan pengembangan usaha mina perdesaan di Kabupaten Minahasa Selatan. Jurnal Ilmu Sosial dan Pengelolaan Sumberdaya Pembangunan; 20(2): 82-94.
Osterwalder, A., Pigneur, Y. 2010. Business Model Generation: a Handbook For Visionaries, Game Changers and Challengers. New Jersey (US): John Wiley & Sons, Inc.
Rangkuti, F. 2015. Analisis SWOT: Teknik Membedah Kasus Bisnis. Jakarta (ID): PT. Gramedia Pustaka Utama.
Tim PPM Manajemen. 2014. Bussines Model Canvas Penerapan di Indonesia. Jakarta (ID): Penerbit PPM.
Wrihatnolo, R. 2012. Manajemen pemantauan dan evaluasi pembangunan [Internet]. Tersedia pada: http://www.slideshare.net/ wrihat-nolo/manajemen-evaluasi-pemantauan-dan-pelaporan-pembangunan-24-juni-2012 (diunduh 2016 Jun 25).
Published
2021-01-27
How to Cite
Prasetyo, B., Hubeis, M., & Purwanto, B. (2021). Evaluasi Bantuan Modal Pengembangan Usaha Mina Pedesaan Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan di Kabupaten Bogor (Studi Kasus UKM Penerima Bantuan PUMP-P2HP Tahun 2012-2014). MANAJEMEN IKM: Jurnal Manajemen Pengembangan Industri Kecil Menengah, 15(1), 10-18. https://doi.org/10.29244/mikm.15.1.10-18
Section
Vol. 15 No. 1